Senin, 01 Maret 2010

Pengemplang Pajak

INDRIA WARDANI-2EB08- 21208468

Polri Cekal Para Pengemplang Pajak

Rabu, 17 Februari 2010 | 17:33 WIB
KOMPAS/LASTI KURNIA

JAKARTA, KOMPAS.com — Mabes Polri akhirnya mencekal beberapa nama pengemplang pajak yang dimintakan oleh Dirjen Pajak. Nama-nama yang dicekal tersebut berasal dari 10 nama pengemplang pajak yang telah dilansir Dirjen Pajak. "Itu wewenang Dirjen Pajak. Nanti datanya menyusul. Tapi lebih baik tanyakan saja ke Dirjen Pajak. Yang jelas kami sudah mencekal beberapa nama yang dimintakan oleh Dirjen Pajak," ujar Kadiv Humas Polri Irjen Edward Aritonang, dalam keterangan persnya di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (17/2/2010).
Itu wewenang Dirjen Pajak. Nanti datanya menyusul.
Saat didesak lebih lanjut untuk menyebutkan satu nama saja dari beberapa pengemplang pajak yang telah dicekal, Edward hanya menjawab, pengemplang pajak itu merupakan perusahaan dari Kalimantan Timur. Namun, Edward enggan menjawab secara rinci nama perusahaan yang itu.
Dikatakan Edward, Mabes Polri baru sebatas mencekal nama-nama pengemplang pajak itu. "Belum sampai ada yang di-red notice," tekannya. Untuk pengemplang pajak yang berasal dari Grup Bakrie, Edward mengaku belum melakukannya. "Baru tahap koordinasi," katanya.
Polri kembali menegaskan bahwa mereka hanya berwenang membantu penanganan kasus pengemplangan pajak. Sementara kewenangan utama, termasuk penyanderaan tetap berada di tangan Dirjen Pajak. Apakah sudah ada pengemplang pajak yang ditangkap? "Belum. Sifatnya baru laporan. Ada beberapa dokumen yang dilaporkan untuk dipelajari dan didalami untuk menyimpulkan saksi-saksi," tandasnya.
Sebelumnya Ditjen Pajak telah menyaring daftar penunggak pajak terbesar setelah memublikasi 10 wajib penunggak pajak terbesar, yakni Pertamina (Surat Paksa), Karaha Bodas Company LLC (Penyanderaan), Industri Pulp Lestari (Blokir Rekening), BPPN (Surat Paksa), Kalimanis Plywood Industries (Penyitaan), Bakrie Investindo (Surat Paksa), Bentala Kartika Abadi (Surat Paksa), Daya Guna Samudra Tbk (Pelelangan), Kaltim Prima Coal (Surat Paksa), dan Merpati Nusantara Airlines (Surat Paksa).
Terhadap 10 penunggak pajak tersebut telah dilakukan penagihan mulai dari surat teguran, surat paksa, penyitaan, pemblokiran, pencegahan, bahkan penyanderaan. Sebelumnya, Ditjen Pajak memublikasikan 100 penunggak pajak nasional yang mencapai Rp 17,52 triliun terancam penyanderaan apabila tidak mematuhi penagihan sesuai ketentuan yang berlaku.

nasional.kompas.com/read/.../Polri.Cekal.Para.Pengemplang.Pajak

Minggu, 10 Januari 2010

Kisah Nenek Penjual Kue

Indria Wardani
21208468
2EB08

Ini merupakan kisah nyata yang saya ambil dari kehidupan seorang nenek yang tinggal di dekat rumah saya.di kehidupannya yang sekarang ini bisa dibilang sangat memprihatinkan. karena ia hanya hidup sebatang kara tanpa ditemani anak,suami,ataupun sanak keluarganya. nenek ini mengandalkan hidupnya dari menjual kue yang ia jual keliling setiap harinya. Setiap hari ia harus bangun pagi-pagi untuk menyiapkan dagangan yang akan ia jual nanti.tetapi dari dagangannya itu tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan hidupnya yang hanya seorang diri.karena nenek ini hanya ditinggalkan banyak hutang dari mendiang suaminya. sehingga ia hanya dapat berdoa kelak hutang-hutang yang ditinggalkan oleh suaminya itu dapat terbayar lunas sehingga ia dapat hidup dengan tenang.saya sebagai tetangganya juga hanya dapat berdoa agar kelak hutang-hutang nenek ini terbayar lunas.anak-anaknya yang selama ini sudah ia rawat malah pergi meninggalkannya entah mengapa.sekarang nenek ini hanya dapat tinggal digubuk yang sudah tua dan rapuh. ia tidak dapat menyewa tempat yang lebih baik dari itu karena kebutuhan yang kurang memadai.semoga kelak ada donatur ataupun bantuan yang dapat meringankan penderitaan nenek itu agar ia dapat sedikit tersenyum bahagia.

Permasalahan yang dihadapi koperasi dan solusinya?

Indria Wardani
21208468
2EB08

Menurut saya, permasalahan yang dihadapi oleh koperasi pada saat ini dikarenakan oleh system manajemen yang kurang memadai. sistem manajemen dalam koperasi belum lengkap seperti system manajemen yang ada pada sebuah organisasi dikarenakan sumber daya yang kurang dan tidak memiliki tenaga terampil yang mampu mengelola koperasi. Perlu diperhatikan salah satu system manajemen adalah mereka yang nantinya ditunjuk/ dipilih menjadi pengurus haruslah orang yang memiliki kejujuran, kemampuan dan kepemimpinan. Selain dari system manajemen masalah yang dihadapi koperasi saat ini adalah dari segi permodalan yang pada saat ini masih sangat minim. Karena dari modal sendiri pun belum cukup untuk mendukung kegiatan usaha yang akan dilaksanakan oleh koperasi. Padahal modal tersebut dimaksudkan agar kegiatan usaha koperasi dapat segera dilaksanakan tanpa menunda waktu yang ada. Dari permasalahan tersebut dapat diambil solusi bahwa setiap koperasi diharuskan untuk membenahi terlebih dahulu system manajemennya agar tidak menyesal. Dan untuk masalah permodalan diharapkan kedepannya modal sendiri dapat mendukung kegiatan usaha yang akan dilaksanakan walaupun nantinya akan memperoleh bantuan, fasilitas dan pinjaman dari pihak luar.

Jika Kita Menjadi Pemimpin Apa Yang KIta Lakukan Untuk Memajukan Koperasi?

Indria Wardani
21208468
2EB08

Jika saya menjadi pemimpin maka hal pertama yang saya akan lakukan adalah memperbaiki system manajemen terlebih dahulu karena system manajemen adalah hal yang paling penting dalam koperasi. Maka saya akan mencari sumber daya yang memiliki kejujuran, kemampuan dan kepemimpinan yang kelak dapat membantu saya dalam memimpin koperasi agar dapat lebih baik. Selain itu modal juga sangat penting dalam koperasi, oleh karena itu saya akan berusaha agar modal dalam koperasi dapat mendukung kegiatan koperasi. Untuk memperoleh modal koperasi saya usahakan dengan mencari investor, dan pinjaman dari pihak luar agar mereka mau menginvestasikan sebagian dananya untuk koperasi. Dengan demikian diharapkan koperasi akan berjalan dengan lancar sesuai dengan keinginan.

Senin, 28 Desember 2009

Indria Wardani
2EB08
21208468

Jika kita menjadi pemimpin apa yang kita lakukan untuk memajukan koperasi?

Jika saya menjadi pemimpin maka hal pertama yang saya akan lakukan adalah memperbaiki system manajemen terlebih dahulu karena system manajemen adalah hal yang paling penting dalam koperasi. Maka saya akan mencari sumber daya yang memiliki kejujuran, kemampuan dan kepemimpinan yang kelak dapat membantu saya dalam memimpin koperasi agar dapat lebih baik. Selain itu modal juga sangat penting dalam koperasi, oleh karena itu saya akan berusaha agar modal dalam koperasi dapat mendukung kegiatan koperasi. Untuk memperoleh modal koperasi saya usahakan dengan mencari investor, dan pinjaman dari pihak luar agar mereka mau menginvestasikan sebagian dananya untuk koperasi. Dengan demikian diharapkan koperasi akan berjalan dengan lancar sesuai dengan keinginan.
Indria Wardani
2EB08
21208468

Permasalahan yang dihadapi koperasi dan solusinya?

Menurut saya, permasalahan yang dihadapi oleh koperasi pada saat ini dikarenakan oleh system manajemen yang kurang memadai. sistem manajemen dalam koperasi belum lengkap seperti system manajemen yang ada pada sebuah organisasi dikarenakan sumber daya yang kurang dan tidak memiliki tenaga terampil yang mampu mengelola koperasi. Perlu diperhatikan salah satu system manajemen adalah mereka yang nantinya ditunjuk/ dipilih menjadi pengurus haruslah orang yang memiliki kejujuran, kemampuan dan kepemimpinan. Selain dari system manajemen masalah yang dihadapi koperasi saat ini adalah dari segi permodalan yang pada saat ini masih sangat minim. Karena dari modal sendiri pun belum cukup untuk mendukung kegiatan usaha yang akan dilaksanakan oleh koperasi. Padahal modal tersebut dimaksudkan agar kegiatan usaha koperasi dapat segera dilaksanakan tanpa menunda waktu yang ada. Dari permasalahan tersebut dapat diambil solusi bahwa setiap koperasi diharuskan untuk membenahi terlebih dahulu system manajemennya agar tidak menyesal. Dan untuk masalah permodalan diharapkan kedepannya modal sendiri dapat mendukung kegiatan usaha yang akan dilaksanakan walaupun nantinya akan memperoleh bantuan, fasilitas dan pinjaman dari pihak luar.

Minggu, 27 Desember 2009

Apakah suatu koperasi dapat menjadi kotribusi ke perekonoian Indonesia ?

INDRIA WARDANI
2EB08
21208468

Kontribusi Ekonomi terhadap perekonomian Indonesia menurut saya sangat berpengaruh karena koperasi di Indonesia salah satu sumber dananya adalah dari pemerintah selain dari para anggotanya sendiri. Sehingga jika koperasi berkembang pesat maka perekonomian di Indonesia akan sedikit meningkat pula. Bagi pemerintah koperasi adalah salah satu devisa yang dapat membantu perekonomian di Indonesia. Koperasi juga dapat meningkatkan lapangan pekerjaan dan dapat meningkatkan taraf hidup bagi masyarakat Indonesia karena dengan adanya koperasi maka rakyat Indonesia yang berada dikalangan menengah kebawah akan sedikit terbantu, karena koperasi dapat berfungsi sebagai simpan pinjam dan jika hasil panen masyarakat Indonesia yang umumnya bertani dapat dijual pada koperasi maka akan mendapatkan keuntungan yang lebih besar. Dengan demikian maka koperasi sangat berperan penting bagi perekonomian di Indonesia.